Mengganti Nama Hardisk .vmdk dan .vmx di vmware ESXi

Cara mengganti nama Hardisk .vmdk di vmware ESXi (vSphere) :

login menggunakan SSH ke vmware ESXi (vSphere).

masuk pada direktori yang menyimpan virtual machine yang akan di ganti nama Hardisknya, seperti contoh.
# cd /vmfs/volumes/DatastoreName/namalama
setelah di dalam directory namalama, anda bisa cek file yang ada didalamnya dengan perintah.
# ls

ganti nama (rename) nama Hardisk dengan vmkfstools -E, adapun perintahnya sebagai berikut :
# vmkfstools -E "namalama.vmdk" "namabaru.vmdk"

Hardisk sudah berganti nama menjadi namabaru.vmdk


Cara Merubah Nama .vmx

pastikan anda sudah di dalam direkrori .vmx yang akan diganti namanya

masukkan perintah berikut
mv namalama.vmx namabaru.vmx

Selamat .vmx anda sudah berubah nama

Cara mengaktifkan SSH pada vmware ESXi (vShpere) 6.5 dengan Web Client

ada tool-tool yang tidak bisa didapatkan langsung dari akses Web Client maupun Vsphere Client, tool tersebut bisa digunakan jika kita login vSphere menggunakan SSH, tetapi secara default SSH di disable oleh sistem, jadi kita harus enable kan dulu agar kita bisa remote via SSH dan bisa menggunakan tool tersebut. Adapun cara enable kan SSH sebagai berikut :

Masuk Web Client sesuai IP Address vmware ESXi anda


















masukkan User name dan Password anda, kemudian tekan Log In

Setelah login ke dalam sistem pilih Host-Actions-Services-Enable Secure Shell (SSH)

Agar dapat remote server lain dengan SSH tanpa diminta password


Setup di sisi client / yang akan meremote


diuser yang sekarang login jalankan perintah berikut :
ssh-keygen -t rsa

di layar akan tampil beberapa pernyataan, silahkan ikuti perintah dibawah ini :
ssh-keygen -t rsa
Generating public/private rsa key pair.
Enter file in which to save the key (/home/amek/.ssh/id_rsa): TEKAN ENTER
Enter passphrase (empty for no passphrase): TEKAN ENTER
Enter same passphrase again: TEKAN ENTER
Your identification has been saved in /home/amek/.ssh/id_rsa.
Your public key has been saved in /home/amek/.ssh/id_rsa.pub.
The key fingerprint is:
c5:37:40:27:fa:34:f1:3b:4d:d3:19:65:15:3b:27:d1 cecep@cherry
The key's randomart image is:
+--[ RSA 2048]----+
|         .= . .+B|
|         o *   +E|
|        . = + ++o|
|         + o = oo|
|        S . o .  |
|             .   |
|                 |
|                 |
|                 |
+-----------------+

Sekarang Anda memiliki satu set kunci public dan private. Langkah selanjutnya adalah mentransfer berkas kunci publik ke server remote.
scp ~/.ssh/id_rsa.pub amek@192.168.9.3:~

Lengkap sudah semua langkah yang diperlukan di sisi client.

UPDATE: cara termudah untuk menginstal berkas kunci publik, adalah dengan ssh-copy-id.

ssh-copy-id -i ~/.ssh/id_rsa.pub amek@192.168.9.3

Setup di sisi server (remote komputer)

Sekarang Anda login ke server remote. Disana Anda sudah memiliki berkas kunci publik id_rsa.pub. Langkah selanjutnya adalah menyalin isi dari berkas itu ke berkas ~/.ssh/authorized_keys.
cat id_rsa.pub >> ~/.ssh/authorized_keys

Selesai sudah semua langkah yang diperlukan, selanjutnya kita tinggal test saja.

Test login tanpa password

Anda tinggal melakukan akses ssh ke server menggunakan username yang sudah diset.
ssh amek@192.168.9.3

Jika semuanya sesuai dengan rencana, harusnya Anda bisa login ke server remote tanpa diminta password lagi.


Backup File antar Server dengan Rsync di Linux

Agar mudah membuat backup file antar server secara otomatis, kita dapat menggunakan rsycn, tetapi kali ini saya akan memasukkan perintah rsync pada shell script agar mudah dijalankan melalui crontab linux. berikut cara step by stepnya

Sebelum menginjak ke backup file dengan rsync pastikan dari sisi client dapat akes SSH ke server (server yang akan di backup) tanpa diminta password, kalau masih di minta password anda bisa mengikuti tutorial berikut ini agar dapat login tanpa diminta password.

sebelumnya anda harus sudah berada pada superuser / root

buatlah shell script dengan perintah :
nano backup-rsync.sh

kemudian masukkan perintah rsync di dalam file backup-rsync.sh, adapun perintahnya sebagai berikut
rsync -avz amek@192.168.9.3:/data/backup/ /home/amek/Backup/Database-ERP/ 

Maksud dari perintah tersebut adalah :
amek : adalah user ssh dari server yang akan di backup
192.168.9.3 : IP dari server yang akan di backup
/data/backup/ : file yang akan dibackup di dalam /data/backup/
/home/amek/Backup/Database-ERP : folder tujuan dari server yang akan menerima backup-an

kemudian tekan CTRL+X pada keyboard dan kemudian tekan Y untuk menyimpan

kemudian masuk pada crontab untuk menentukan schedule menjalankan script tersebut, adapun perintanya
crontab -e

Pada crontab kita masukkan script yang akan di jalankan beserta foldernya
0 22 * * * /home/amek/backup-rsync.sh > /dev/null

maksud pada contoh di atas kita memanggil backup-rsync.sh pada jam 22.00, dan backup-rsync.sh berada pada folder /home/amek/

Source Code Shell Untuk Backup Database PostgreSql

untuk backup beberapa database PostgreSql secara otomatis bisa menggunakan Shell Script berikut :

1. buatlah file dengan ekstensi .sh
2. kemudian isilah source code dibawah ini :
#!/bin/sh
export PGPASSWORD="password_postgre_anda"
BACKUP_DIR="/data/backup_folder_anda/"

if [ $(date +%w) = 6 ]; then
  for a in $(date --date='8 days ago' +%Y%m%d) $(date --date='9 days ago' +%Y%m%d) $(date --date='10 days ago' +%Y%m%d) $(date --date='11 days ago' +%Y%m%d) $(date --date='12 days ago' +%Y%m%d) $(date --date='13 days ago' +%Y%m%d)
  do
    rm $BACKUP_DIR"Database1-"$a".sql" 2> /dev/null
    rm $BACKUP_DIR"Database2-"$a".sql" 2> /dev/null
  done
fi
/usr/bin/pg_dump NamaDatabase1 -U postgres -h localhost -x -O -f $BACKUP_DIR"Database1-"$(date +%Y%m%d)".sql"
/usr/bin/pg_dump NamaDatabase2 -U postgres -h localhost -x -O -f $BACKUP_DIR"Database2-"$(date +%Y%m%d)".sql"

Kategori

Kategori